Tulisan Mengenai Argumentasi

Standar

APAKAH KITA HARUS PERCAYA MITOS ITU ADA???

APAKAH MITOS ITU BENAR AKAN TERJADI JIKA KITA MELANGGARNYA???
Pertanyaan diatas adalah yang sering dipertanyakan dan sering muncul di lingkungan kita mengenai MITOS .
Mitos itu sendiri adalah sebuah cerita atau sebuah pernyataan dari zaman dahulu yang sudah ada dan diteruskan secara turun-temurun yang isinya bisa saja dipercaya oleh manusia atau bisa juga tidak mempercayainya. Mitos ini biasanya kadang-kadang kurang masuk akal atau logika manusia itu sendiri merasa mitos itu tidak berhubungan dengan apa yang sebenarnya. Ini semua tergantung bagaimana masing-masing orang menanggapi atau meresponnya.
Pada saat ini untuk memenuhi tugas softskill mengenai membuat argumentasi/pendapat mengenai mitos menjadi sebuah kebenaran. Untuk kali ini saya ingin membahas mengenai salah satu mitos yang sudah ada sejak dahulu yaitu “ Tidak boleh bagi wanita yang belum menikah / masih lajang membawa nampan/seserahan pada waktu lamaran pernikahan karena akan membuat wanita tersebut susah mendapatkan jodoh untuk menikah”. Sebagian orang pasti menganggap ini adalah sebagai mitos belaka dan tidaklah benar-benar terjadi sehingga masih ada saja yang melakukannya. Bagi sebagian orang tersebut(yang tidak mempercayainya) pasti berpikiran hal tersebut tidaklah ada hubungan antara membawa membawa seserahan dengan susah jodoh. Tapi , kali ini saya ingin memberikan pendapat mengenai hal tersebut, bahwa mitos ini nyata dan benar terjadi.
Saya yang merupakan berasal dari keluarga keturunan Chinese (dari pihak mama saya, dimana orangtua mama saya dua-duanya merupakan orang Chinese), yang orang-orang tahu pasti ada banyak mitos-mitos maupun tradisi-tradisi yang ada di aturan kekeluargaan keturunan Chinese. Jadi, keluarga saya adalah salah satu dari keluarga Chinese yang masih sampai sekarang tetap menghargai serta menghormati mitos-mitos berupa ajaran maupun perkataan yang sudah ada sejak dahulu dan pastinya setiap generasi atau keturunan selanjutnya diberitahukan jadi ini sudah ada secara turun-temurun. Salah satu mitos (kata orang ini tidak benar terjadi) yang masih dipercayai maupun dihormati yaitu mengenai larangan bagi wanita lajang / wanita belum menikah membawa seserahan jika ada suatu acara lamaran pernikahan terjadi, karena jika ada wanita lajang yang tetap membawa seserahan tersebut akan lama mendapatkan jodohnya untuk menikah.
Dikeluarga saya semenjak dari dulu / semenjak leluhur kakek dan nenek saya hingga sekarang tetap berpikir bahwa mitos ini memang benar dan fakta terjadi jika melakukannya. Karena itu , jika ada acara lamaran yang terjadi dikeluraga kami pasti yang membawa seserahan tidaklah para wanita lajang/wanita belum menikah. Menurut cerita kakek dan nenek saya, dahulu sudah pernah terjadi dan mitos ini akhirnya menjadi benar dan adanya fakta. Jadi dulu ada sebuah keluarga dimana ada wanita yang belum menikah turut ikut serta dalam acara lamaran pernikahan dan wanita itu ikut juga membawa seserahannya. Memang tidak terjadi apa-apa ataupun tidak terjadi hal yang ada, menurut cerita yang saya dengar dari kakek dan nenek saya, bahwa pada akhirnya wanita tersebut susah mendapatkan jodohnya untuk menikah. Biarpun wanita itu mendapatkan jodoh, wanita itu barulah menikah diumurnya menginjak umur 38 tahun. Karena hal ini, kakek dan nenek saya mempercayai mitos ini yang merupakan ajaran/perkataan dari orang jaman dahulu, dan memberitahukan mengenai hal ini sehingga benar-benar dilarang dan tidak boleh menganggap remeh setiap mitos yang sudah ada sejak dulu dan tidak menutup kemungkinan bahwa mitos tersebut yang merupakan ajaran/perkataan tersebut akan menjadi fakta/benar jika tidak mengikuti ataupun menganggap remeh mitos yang ada.
Karena itu , menurut pendapat saya bahwa mitos yang saya jelaskan pada kali ini benar terjadi dan ada faktanya jadi saya tetap menghormati dan tidak melanggar hal tersebut. Biarpun kebenarannya yang menurut orang banyak tidak dapat masuk kedalam logika manusia tapi ini tetap saja adalah sebuah perkataan/ ajaran dari zaman dahulu untuk tetap kita hargai dan kita tanggapi. Ini merupakan tanggapan saya mengenai mitos tersebut, setiap orang memiliki cara pandang yang berbeda dan memiliki pendapat yang berbeda mengenai mitos-mitos yang ada atau mitos-mitos yang kita dengar selama ini. Ada yang menyetujui bahwa mitos merupakan sebuah perkataan zaman dahulu yang tidak boleh dilupakan dan tidak boleh diremehkan, tapi ada pula yang tidak menyetujuinya karena beranggapan bahwa mitos tersebut tidak akan benar-benar terjadi karena tidak masuk kedalam nalar manusia untuk menanggapinya.

=> Jadi, untuk semuanya pada kesempatan kali ini saya hanya berpendapat mengenai kepercayaan saya terhadap mitos yang diajarkan orangtua saya untuk tetap menghargainya dan tidak melupakannya, karena setiap mitos yang merupakan ajaran tersebut untuk memberitahukan mengenai hal-hal buruk yang kemungkinan terjadi jika kita melakukan sesuatu hal yang salah yang tidak sesuai dengan perkataan ataupun ajaran orang dahulu.
(ini hanya pendapat, jadi tidak akan sama antara setiap manusia satu dengan lainnya dan pasti juga berbeda bagaimana setiap manusia menanggapinya)
Sumber : pendapat pribadi

 

 

thank-you-with-butterflies

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s